Mengapa Pengubahsuaian SIMRS Berpotensi Menimbulkan Masalah?

SIMRS0 Komentar

T:   Kenapa semakin banyak rumah sakit beralih dari kertas ke Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS)?

J:   Dokter dapat mengakses informasi medis secara cepat, akurat, efektif dan efisien. Hal ini tidak dapat dilakukan dengan dokumen kertas. Beberapa keuntungan lainnya seperti integrasi dengan sistem informasi lain, riwayat medis dan data pemeriksaan yang komprehensif, potensi kesalahan medis yang berkurang, dan meningkatnya komunikasi antara dokter dengan pasien. Dalam jangka panjang, SIMRS dapat meningkatkan kepuasan pasien akan layanan rumah sakit, meningkatkan kesehatan masyarakat, juga mengurangi biaya kesehatan per kapita.

T:   Kenapa ada banyak penyedia SIMRS di pasaran?

J:   Saat ini semakin banyak negara yang mendukung implementasi SIMRS, baik melalui regulasi pemerintah maupun dana stimulus, seperti Amerika Serikat, Inggris dan Denmark. Seiring meningkatnya permintaan pasar, semakin banyak perusahaan teknologi yang merambah ke industri rumah sakit.

T:   Dapatkan rumah sakit menggunakan SIMRS yang sudah tersedia di pasaran, tanpa pengubahsuaian?

J:   Produk yang ditawarkan penyedia SIMRS telah dirancang sesuai kebutuhan rumah sakit secara umum, dengan memerhatikan pengobatan berbasis bukti, tren di industri rumah sakit, aturan pemerintah, dan perubahan persyaratan sertifikasi. Oleh karena itu, produk-produk ini semestinya siap digunakan tanpa pengubahsuaian.

T:   Tetapi kenapa beberapa rumah sakit masih meminta pengubahsuaian SIMRS?

J:   Pada kasus tertentu, ada permintaan khusus yang tidak dapat dipenuhi oleh produk standar, contohnya akibat karakteristik, kepemilikan, maupun lokasi rumah sakit. Selain itu, beberapa rumah sakit ingin mempertahankan proses operasional yang mereka jalankan, dan bukan menyesuaikan dengan proses pada SIMRS yang telah dikembangkan berdasarkan praktek terbaik.

T:   Apa yang harus dipertimbangkan rumah sakit sebelum mengubahsuaikan SIMRS?

J:

  • Biaya. Pengubahsuaian akan meningkatkan biaya implementasi, karena terdiri dari beberapa tahapan termasuk penyusunan kode, pengetesan, pelatihan ulang, dan implementasi tambahan. Rumah sakit perlu membandingkan manfaat pengubahsuaian dengan biaya yang dikeluarkan.
  • Proses Standar. Sebelum mengubahsuaikan SIMRS, rumah sakit sebaiknya meninjau prosedur yang mereka jalankan saat ini, apakah sudah sesuai praktik terbaik, standar kedokteran yang berbasis bukti, atau standar operasional yang dianjurkan oleh institusi akreditasi.
  • Pengetesan. SIMRS yang telah diubahsuaikan sebaiknya dites ulang untuk memastikan tidak ada kesalahan sistem. Idealnya, pengetesan menggunakan berbagai skenario untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kerusakan sedini mungkin. Setelah pengetesan, pelatihan ulang untuk pengguna SIMRS diperlukan. Sudah pasti, diperlukan waktu tambahan dan usaha lebih sebelum SIMRS dapat digunakan.
  • Pembaharuan produk. Agar tetap sesuai dengan kemajuan teknologi terbaru, perubahan aturan pemerintah, dan standar sertifikasi, penyedia SIMRS merilis pembaharuan produk secara rutin. Dengan produk standar, pemasangan pembaharuan akan cukup mudah. Tetapi, untuk SIMRS yang diubahsuaikan, pengkodean tambahan harus dilakukan pada fitur-fitur yang terkena pengubahsuaian, diikuti pengetesan yang teliti. Proses ini lebih rumit dan harus dilakukan setiap kali ada versi produk baru, sehingga berpotensi memengaruhi operasional rumah sakit.

T:   Apa saja poin penting saat memilih penyedia SIMRS?

J:

  • Pengetesan. Penyedia SIMRS harus melakukan pengetesan yang komprehensif untuk memastikan produk yang ditawarkan telah sesuai persyaratan bisnis, dan tetap menjaga keselamatan pasien. Pengetesan yang ekstensif harus dilakukan sebelum SIMRS diluncurkan dan diimplementasikan di klien (terkait konfigurasi dan data yang digunakan tiap klien)
  • Pembaruan produk. Penyedia SIMRS yang bagus cepat tanggap pada perkembangan teknologi dan kebutuhan pengembangan sistem, sesuai kedokteran yang berbasis bukti, tren di industri rumah sakit, aturan pemerintah dan perubahan persyaratan sertifikasi.
  • Tim yang Kompeten. Penting untuk melibatkan konsultan dengan latar belakang yang sesuai, seperti dokter, apoteker, atau tenaga medis lain untuk memastikan sistem yang dikembangkan sesuai praktik kedokteran terbaik. Selain itu, praktisi kesehatan mengerti kondisi kerja sehari-hari di rumah sakit, sehingga pengembangan SIMRS menjadi lebih intuitif dan efisien untuk lingkungan kerja klinis.
  • Komunikasi. Penyedia SIMRS harus mau menerima saran atau masukan dari pengguna, untuk pengembangan SIMRS di masa depan. Diperlukan komunikasi yang terbuka dan dari dua arah antara penyedia SIMRS dan pihak rumah sakit.
  • Kolaborasi. Koordinasi dan kolaborasi yang erat antara pihak rumah sakit dan penyedia SIMRS diperlukan untuk merencanakan dan melakukan implementasi secara efektif. Inilah pentingnya memilih penyedia SIMRS yang berpengalaman, terpercaya, berdedikasi, dan berkomitmen untuk jangka panjang dengan menyediakan layanan purnajual pada rumah sakit.
Bagikan

Tinggalkan komentar



dari Indonesia:
dari Australia:
dari Selandia Baru:
dari Singapura:
dari negara lainnya:
© Hak Cipta 1991 - 2020 Mitrais