Interoperabilitas Sebagai Landasan Sistem Informasi Medis yang Efektif

SIMRS0 Komentar

Perkembangan teknologi saat ini telah tersebar ke seluruh aktivitas industri, ilmiah, perdagangan, hingga sosial. Akan tetapi, perkembangannya di bidang medis dan sektor rumah sakit masih terbatas, sehingga tenaga medis, pengelola rumah sakit, dan politikus mempertanyakan apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan hasil, produktivitas, akurasi teknologi, dan apa manfaat teknologi dalam bidang ini.

Tidak adanya otomatisasi dalam pengelolaan laju informasi antar semua area klinis maupun perawatan medis berperan besar atas tingginya biaya kesehatan. Adanya catatan medis yang dapat dengan mudah dibagikan, membantu sistem informasi laboratorium untuk menerima permintaan tes dan mengirimkan hasil tes secara elektronik, serta dapat terhubung ke sistem penagihan dan keuangan. Otomatisasi ini dapat memberikan banyak keuntungan, baik kepada rumah sakit maupun pasien.

Hal ini dikenal sebagai interoperabilitas, yang pada dasarnya berarti “kemampuan dua sistem/komponen atau lebih untuk bertukar informasi dan menggunakan informasi tersebut.” Keuntungan terbesar dari sistem dengan interoperabilitas adalah mereka dapat dihubungkan satu sama lain, dengan sedikit konfigurasi dan tanpa pemrograman.

Sistem tagihan menerima informasi secara otomatis, sistem stok farmasi dapat menelusuri penggunaan obat-obatan dan stok persediaan, dan masing-masing sistem dapat mengirimkan informasi yang dibutuhkan agar Rekam Medis Elektronik tetap komprehensif.

Hingga saat ini, biaya masih menjadi masalah utama untuk pengembangan sistem interoperabilitas. Industri kesehatan di Amerika Serikat pun enggan melakukan otomasi dikarenakan faktor biaya. Meskipun sudah ada kemajuan besar dalam standar interoperabilitas, misalnya HL-7 dan DICOM yang mendasari interoperabilitas sistem, implementasinya masih lambat.

Namun Mitrais yakin hal ini akan segera berubah karena telah tercapainya kesepakatan di seluruh rumah sakit mengenai standar-standar tersebut. Sistem medis Mitrais dikembangkan berdasarkan pada standar yang bertujuan untuk meraih interoperabilitas secara maksimal.

Sistem tersebut harus mampu menyediakan dan atau menggunakan informasi sesuai standar sintaksis dan semantik. Contohnya, ketika seorang dokter memesan pemeriksaan laboratorium, sistem laboratorium yang biasanya memberikan hasil tes dalam bentuk tercetak harus mampu mengirimkan hasil tes langsung ke Rekam Medis Elektronik pasien. Kedua sistem harus berkomunikasi dengan bahasa yang sama dan dalam format yang sama, sehingga mengurangi kesalahan entri data dan mempercepat pengiriman hasil.

Saat ini, kerjasama tentang interoperabilitas di tingkat teknis antara penyedia sistem informasi dan produsen peralatan medis dari mana data diperoleh semakin meningkat. Sebagian besar alat penunjang medis yang baru telah memenuhi standar. Mitrais bahkan sedang membangun antarmuka HL-7 untuk beberapa perangkat tersebut.

Jadi, mengapa diperlukan sistem yang interoperabel? Sederhananya, ada beberapa keuntungan: yang pertama menyangkut sistem-sistem yang beroperasi pada cloud environment. Cloud computing mencakup infrastruktur, platform teknologi, dan perangkat lunak sebagai layanan untuk pengguna melalui internet.

Sebagai contoh, apabila Mitrais menyediakan sistem medis di cloud, rumah sakit dapat memilih untuk menggunakan versi cloud dari software keuangan dan tagihan dari SAP. Sistem medis Mitrais harus dapat beroperasi dengan sistem keuangan/tagihan di mana pun berada.

Keuntungan lain dari interoperabilitas adalah tidak diperlukannya lagi pelatihan yang biasanya diberikan saat ada sistem baru yang digunakan. Pengguna sistem hampir tidak membutuhkan pelatihan karena, apabila sistem diatur dengan benar, interoperabilitas bersifat transparan.

Mitrais berpartisipasi aktif dalam diskusi mengenai interoperabilitas, memantau industri, mempelajari standar-standar yang digunakan, dan memasukkaninteroperabilitas ke dalam rencana pengembangan kami beserta aspek-aspek lain yang dibutuhkan di bidang software sebagai layanan.

Mitrais berkomitmen untuk memberikan pendekatan berbiaya efektif untuk pengembangan interoperabilitas dan terus berupaya untuk memberikan software open source middleware dengan modul interoperabilitas.

Hubungi Kami

Bagikan

Tinggalkan komentar



dari Indonesia:
dari Australia:
dari Selandia Baru:
dari Singapura:
dari negara lainnya:
© Hak Cipta 1991 - 2020 Mitrais